Jarang Diketahui! Ini Baik dan Buruk Kayu Manis Bagi Kesehatan

Jarang Diketahui! Ini Baik dan Buruk Kayu Manis Bagi Kesehatan


Admin
Tuesday, 19 January 2021

Tips Istimewa | Kayu manis merupakan salah satu rempah yang sudah cukup familiar di Indonesia. Kayu manis bisa digunakan dalam hidangan manis maupun gurih, semisal roti gulung, kue kering, roti pisang, omelet, hingga semur.

Kayu manis memiliki banyak khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa kayu manis mengandung antimikroba, antiinflamasi, antidiabetik, antikanker, penurun lipid, dan manfaat kesehatan penting lainnya.

Kayu manis juga dikatakan membantu menurunkan berat badan dan jerawat. Namun, beberapa orang alergi terhadap kayu manis atau mengalami iritasi kulit dan mulut saat mengonsumsinya.

Jika terjadi iritasi, setop mengonsumsi kayu manis. Selain itu, coumarin, bahan yang ditemukan di beberapa produk kayu manis dapat menyebabkan masalah hati jika dimakan dalam jumlah banyak.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh mengenai kayu manis, berikut baik-buruknya konsumsi kayu manis, seperti dilansir laman Today pada Jumat (19/1).

1. Kayu manis bagi penderita diabetes

Kayu manis memang memiliki efek signifikan pada gula darah. Pengidap diabetes yang minum obat untuk mengontrol gula darahnya harus menghindari konsumsi kayu manis dalam jumlah besar.

Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa kayu manis dapat menurunkan gula darah serta menurunkan kadar kolesterol pada penderita diabetes. Hanya saja, tidak jelas berapa takaran kayu manis yang tepat.

Yang pasti, mengonsumsi terlalu banyak kayu manis dapat memiliki efek buruk, seperti menurunkan gula darah terlalu banyak. Karenanya konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsi kayu manis dalam dosis besar sebagai suplemen ya!

2. Kayu manis dan penurun berat badan

Anda mungkin pernah membaca artikel yang menggembar-gemborkan khasiat kayu manis untuk membantu menurunkan berat badan. Meskipun benar bahwa rempah-rempah dapat membantu menurunkan glukosa darah dan membantu mengurangi gula tambahan, namun ini tidak dapat menurunkan berat badan secara instan.

Di lain sisi, satu sendok teh kayu manis bisa memberikan 1 gram serat. Itu jadi keuntungan lain bagi siapa saja yang ingin membakar lemak di lingkar pinggang.

3. Kayu manis dan kulit

Pakar kecantikan telah membahas tentang manfaat menggunakan masker dari kayu manis, madu dan lemon. Mereka mengklaim bahwa sifat antibakteri kayu manis bisa membantu menghilangkan jerawat dengan membunuh bakteri penyebabnya.

Meski memiliki aktivitas antibakteri, jangan pula mengaplikasikan kayu manis di seluruh wajah. Sebab, itu dapat menyebabkan iritasi, terutama di sekitar area sensitif di mulut dan mata.

4. Kayu manis dan alzheimer

Senyawa kayu manis telah dipelajari dalam memblokir infeksi HIV dan melindungi tubuh dari penyakit Alzheimer, berkat efek anti inflamasinya. Meski menjanjikan, penelitian ini masih berskala kecil sehingga perlu ada lebih banyak penelitian untuk menguatkannya.

Tetapi yang pasti, memasukkan lebih banyak kayu manis ke dalam makanan harian akan memberi banyak kebaikan bagi kesehatan tubuh.